Pages

Daily GRAM

20.12.13

Jeans Chilli Chicken


Gandaria City merupakan salah satu mal favorit saya untuk kulineran, karena banyak restoran yang tidak ada di mal lain terdapat di sini. Salah satu jenis restoran yang banyak terdapat di Gandaria City adalah Korean restaurant, salah satunya telah saya bahas pada post sebelumnya yaitu Chung Gi Wa. Suatu Minggu sore, saya dan teman-teman mencari tempat untuk ngemil-ngemil kece di sini, dan akhirnya kami mampir ke Jeans Chilli Chicken. 

Dari judulnya, kita bisa mengira kalau spesialisasi di tempat ini adalah menu ayamnya. Di Korea Selatan sendiri, memang banyak restoran-restoran yang menjual ayam, biasanya dalam jumlah banyak per porsinya untuk teman minum alkohol. Lain dengan restoran ayam ala Korea seperti Bonchon atau Kyochon yang memang berasal dari Korea Selatan, Jeans Chilli Chicken ini merupakan franchise dari Australia.


Saat saya datang, tidak banyak pengunjung yang mengisi ruangan yang tidak terlalu besar ini sehingga cukup nyaman untuk duduk, ngemil, dan ngobrol-ngobrol.


Tidak banyak menu yang ditawarkan oleh Jeans Chilli Chicken. Beberapa menu ayam dan tidak banyak menu side dishes serta nasi terdapat di dalam buku menu. Berikut beberapa makanan yang menghiasi acara ngemil kami sore itu.

Rice Ball - IDR 20,000 ++

Menu ini hadir dalam bentuk seperti pada gambar kiri atas, dan nantinya dapat kita bentuk sendiri menjadi bola-bola kecil seperti gambar di bawah. Ukurannya tidak besar, dan rasanya sangat sederhana, aroma wijen dan seaweednya sangat terasa. Konon jaman dahulu menu ini biasa disajikan untuk para prajurit pada jaman perang, namun kini menjadi makanan sehari-hari di sana. Tapi memang nasi dengan rumput laut terasa lebih enak daripada nasi putih biasa.

Rice Ball 

Sungguh, bentuk yang absurd di atas ini hasil karya teman saya, bukan saya.

Jeans Chilli Chicken (S) - IDR 52,000 ++

Jeans Chilli Chicken merupakan ayam BBQ yang saos khas restoran ini. Khusus menu Jeans Chilli Chicken ini kita dapat memesan dalam ukuran small. Menu ini hadir dalam rupa potongan fillet ayam panggang dengan saos kemerahan di atasnya. Rasanya enak dan pedas, tidak terlalu pedas buat saya namun cukup pedas untuk teman-teman saya. 

EQ Honey Fried Chicken - IDR 92,000 ++

Kami juga memesan EQ Honey Fried Chicken yang terdiri dari 15 potong sayap & paha ayam goreng dalam baluran saos honey. Kami semua lebih menyukai menu ini dari Jeans Chilli Chicken. Crunchy, manis, enak! 15 potong sepertinya banyak yah, tapi kalau sudah makan rasanya sih tidak sebanyak itu. I ended up eating 5 pieces of wings & drumettes.

Harga yang ditawarkan Jeans Chilli Chicken memang tidak murah kalau melihat angka pada buku menu, namun mengingat bahwa isinya cukup banyak dalam 1 porsi dan diperuntukkan untuk sharing, rasanya masih cukup reasonable ketika membayar. Jeans Chilli Chicken dapat dijadikan opsi untuk makan siang (ada juga menu lunch special) atau sekedar ngemil di Gandaria City.

-------
Jeans Chilli Chicken
Gandaria City
Main Street lantai UG
Tel. (021) 292 36 374

16.12.13

Chung Gi Wa 청기와


I was not a fan of Korean food and BBQ until I went to Korea. Efek buruk dari hal tersebut adalah saya jadi sering merindukan masakan Korea, hanya sulit menemukan restoran Korea di Jakarta yang rasanya otentik, harganya terjangkau, dan lokasinya mudah saya akses.

Sudah lama saya mendengar tentang Chung Gi Wa dan akhirnya belum lama ini Chung Gi Wa membuka cabangnya di Gandaria City. Sayapun mampir ke Chung Gi Wa pada suatu Minggu siang. Restorannya ramai pengunjung, namun tidak terlalu lama saya harus menunggu untuk mendapatkan seat dan memesan.


Peralatan makan ala Korea disiapkan di meja kami. Kami memilih meja yang ada grill-nya dalam rangka meningkatkan napsu makan ketika melihat daging yang dipanggang (gak ada hubungan sih).

Banchan - Free

Beberapa piring Banchan (side dishes) juga disajikan di meja kami. Semuanya berupa sayuran dan sudah pasti beberapa di antaranya adalah kimchi.

Nasi - IDR 10,000 ++

Waktu berkunjung ke Korea, ketika di restoran BBQ, saya jarang melihat orang memesan nasi. Kebanyakan orang memesan daging yang dimakan dalam wrap sayuran, lalu minum bir atau soju. Hanya saja kebiasaan di Indonesia, daging adalah lauk yang dimakan dengan nasi, jadilah kami memesan nasi. Nasinya lebih pulen dari nasi biasa, disajikan dalam mangkok stainless ala Korea.

Jap Chae - IDR 75,000 ++

Saya sempat membaca beberapa review, bahwa Japchae di Chung Gi Wa porsinya generous. Namun saya agak kecewa Japchae kami datang dalam porsi yang menurut saya tidak terlalu banyak, namun memang rasanya enak sekali. Wangi dan rasa wijen begitu terasa dalam Japchae ini, tekstur mie dari kentang yang kenyal dan nikmat ini. I want more!

Soondubu Chige - IDR 48,000 ++ (including rice)

Soondubu Chige merupakan stew dengan tahu, telur, serta seafood di dalamnya. Saya kurang suka dengan rasanya, seperti ada yang kurang pada bumbunya, saya lebih menyukai Soondubu Chige yang pernah saya coba di Seigo Dakgalbi.

Samgyeopsal (Pork Belly Skin Off) - IDR 59,000 ++

Kalau disuruh memilih pork atau beef, sudah pasti saya memilih pork, selain karena saya lebih suka teksturnya, harga pork di Chung Gi Wa juga nyaris setengah dari harga beef. Pilihan pertama saya adalah Samgyeopsal, yaitu bagian dari daging perut yang masih ada lemaknya. Bagi yang suka nonton acara atau drama Korea, pasti sudah tidak asing lagi dengan si Samgyeopsal ini yah.

Kita tidak perlu memanggang sendiri di Chung Gi Wa, para pelayannya siap sedia memasakan daging yang kita pesan sampai matang di atas panggangan arang. Samgyeopsal yang sudah matang dapat kita lihat pada gambar di bawah.

Samgyeopsal

Tanpa pakai bumbu samgyeopsalnya sudah sangat nikmat, dimakan dengan kimchi juga nikmat. Dagingnya empuk, tidak bau, dan lemaknyapun terpanggang dengan sempurna dan tidak alot.

Mokdengsim (Pork Tenderloin - Neck) - IDR 59,000 ++

Selesai memasak samgyeopsal, barulah pesanan kami yang lain Mokdengsim dimasak. Berbeda dengan Samgyeopsal, daging bagian leher ini tidak berlemak, dan teksturnya lebih kasar dari Samgyeopsal.

Mokdengsim - Samgyeopsal

Untuk yang tidak suka lemak, mungkin bisa memilih Mokdengsim, sedang kalau saya lebih menyukai Samgyeopsal.

Di bawah ini adalah gambar pelengkap BBQan ala Korea.


Daun-daunan yang ada digunakan untuk membungkus daging dan pelengkap lainnya. Saya sendiri tidak begitu suka makan dengan cara seperti itu, biasanya saya hanya makan daging dicocol dengan sambal, atau dimakan dengan kimchi saja.


Saya cukup puas dengan pengalaman makan saya di Chung Gi Wa, namun ada juga poin minus tempat ini, yaitu di seluruh areanya bebas merokok, dan mejanya kecil terutama untuk makan berempat. But still, I'll be back for more Samgyeopsal. :D

-------
Chung Gi Wa 청기와
Gandaria City - Ground Floor MG-41
Tel. (021) 2923 6432

12.12.13

Imperial Lamian


Beberapa kali saya mampir ke Grand Indonesia pada hari kerja, dan beberapa kali juga saya melewati Imperial Lamian yang selalu dipenuhi pengunjung pada jam makan siang, sayapun jadi penasaran. Akhirnya, beberapa waktu lalu sayapun mencoba untuk makan di Imperial Lamian.

Saya datang sebelum jam 12 siang dan baru sebagian besar yang sudah ditempati. Saya memilih duduk dekat order station sehingga mudah untuk memanggil waiter, saya lihat yang duduk di pojok agak kesulitan untuk memanggil waiter.


Imperial Lamian menyajikan menu-menu masakan ala Cina, yang spesialisasinya adalah Shanxi Noodle atau Yi Gen Mian, La Mian ala Shanxi salah satu provinsi di Cina. Selain itu Imperial Lamian juga menyediakan menu dimsum serta masakan ala Cina lainnya. Berikut beberapa cicipan saya di Imperial Lamian:

Ubur-Ubur dengan Daun Bawang - IDR 28,900 ++

Ubur-ubur di Imperial Lamian disajikan di piring persegi yang tidak terlalu besar. Penampilannya sederhana, dan untuk rasanya saya kira tidak terlalu banyak bumbu yang digunakan, saya menyukainya.

Sup Asam Pedas ala Sichuan - IDR 17,900 ++

Sup Asam Pedas Imperial Lamian hadir dalam mangkok kecil, tapi isiannya cukup banyak. Kuahnya kental, rasanya asam, tidak terlalu pedas.

 Kuo Tie isi Daging Babi & Kucai - IDR 16,900 ++

Kuo Tie di Imperial Lamian bentuknya agak unik, karena kulitnya tidak membungkus penuh isiannya, di sisi kiri kanan terbuka sehingga kita dapat melihat daging cincang di dalamnya. Rasanya lumayan enak, gurih dan semakin nikmat dengan sambalnya.

Mie Wanton dalam Minyak Cabe - IDR 31,900 ++

Dari beberapa menu mie yang ada, akhirnya saya mencoba Mie Wanton dalam Minyak Cabe, yaitu semangkok mie dengan 3 buah pork wonton disajikan  dengan pork bone soup. Mienya tidak terlalu tebal, saya lebih menyukai jenis mie ini dibanding dengan la mian dari post saya sebelumnya. Wontonnya juga enak, kulitnya tidak terlalu tebal. Untuk saya, menu ini tidak terlalu pedas, saya masih menambahkan chili oil agar sesuai dengan lidah saya.

Lumpia Durian - IDR 19,900 ++

Ada 3 potong Lumpia Durian dalam 1 porsinya. Ukurannya sedang dan agak tipis. Secara keseluruhan rasanya enak, rasa duriannya sangat terasa, namun menurut saya kulitnya lumpianya agak ketebalan.

Chinese Tea - IDR 5,900 ++ (per pax)

Pengalaman saya makan di Imperial Lamian cukup memuaskan. Sekarang saya mengerti kenapa Imperial Lamian selalu ramai, selain menunya cukup menarik (terutama karena ada pork), harga yang ditawarkanpun bersahabat dengan kantong karyawan. I'll be back for more noodle and Chinese food.

-------
Imperial Lamian
Grand Indonesia Shopping Town - Lantai 3A
Tel. (021) 23580567
www.impgroup.co.id/imperiallamianabout.php

Imperial Lamian Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

10.12.13

Paradise Dynasty

Paradise Dynasty merupakan salah satu brand dari Paradise Group yang berasal dari Singapura. Di Indonesia sendiri, Paradise Dynasty bernaung di bawah Boga Group dan telah memiliki 3 outlet, yang 2 di antaranya berada di Jakarta yaitu di Plaza Senayan dan Central Park.



Sebagai anak Jakarta Barat sejati (apa sih?), saya sering banget mampir ke Central Park, dan kali ini sayapun bertandang ke Paradise Dynasty yang terletak di lantai paling bawah Central Park. Ruangannya tidak terlalu besar, dan jaraknya cukup dekat antara meja yang satu dengan meja yang lain.


Mengusung konsep casual dining yang berfokus pada masakan ala bagian Utara dan Selatan dari Cina, Paradise Dynasty menyebut dirinya sebagai the Legend of Xiao Long Bao. Selain Xiao Long Bao, Paradise Dynasty juga memiliki menu spesial yaitu Pork Bone Soup Lamian.

Berikut ringkasan makan siang saya di Paradise Dynasty waktu itu.

La Mian with Braised Pork Belly in Signature Pork Bone Soup - IDR 72,000 ++

Penasaran dengan menu la mian dari Paradise Dynasty, sayapun memesan menu ini. Pesanan saya hadir di dalam satu mangkuk yang berukuran cukup besar. La mian dengan pork bone soup ini disajikan dengan braised pork belly, dilengkapi dengan rumput laut, bamboo fungus, pakcoy, telur setengah matang, dan taburan daun bawang. Secara keseluruhan rasanya enak, pork belly aka samchannya terasa manis, dagingnya empuk, demikian pula lemaknya. Kuahnya gurih dan cukup kental, namun menurut saya lebih cocok disajikan dengan mie jenis ramen dibandingkan dengan la mian.

 Pan Fried Pork Dumplings - IDR 28,000++

3 buah Pork Dumplings berukuran sedang disajikan di atas piring. Dumplings-nya enak, kulitnya tidak terlalu tebal dan isian daging cincangnya juicy & yummy.

Pan Fried Pork Dumplings

Chinese Tea - IDR 5,000 ++

Chinese tea-nya refillable, minuman paling pas menemani makan Chinese food yang cenderung berminyak.

Kesimpulan saya: Paradise Dynasty cukup pricey dari segi harga, namun porsi la mian-nya cukup besar. Walau semua makanan di atas saya habiskan sendiri, tapi untuk yang makannya tidak terlalu banyak saya rasa bisa di-share. Will I come back? I might, to try the legendary xiao long bao :)

-------
Paradise Dynasty
Central Park - LG Floor Unit 139-140
Tel. (021) 2920 0318

6.12.13

Luciole Bistro


Luciole Bistro merupakan sebuah bistro yang terletak di Tribeca Park, Central Park. Kata 'luciole' memilikki arti kunang-kunang yang diambil dari bahasa Perancis, yang dapat kita lihat pengaplikasiannya pada logo serta interior Luciole Bistro.


Interiornya cukup menarik dan nyaman, didominasi nuansa kayu coklat tua, dan dikelilingi oleh jendela-jendela kaca sehingga kita bisa menikmati suasana Tribeca Park dari dalam Luciole Bistro.




Seperti saya sebut sebelumnya, bahwa pengaplikasian kata 'luciole' dapat kita lihat melalui interiornya, yaitu pada dinding serta langit-langit Luciole Bistro terdapat banyak lampu yang disusun secara acak, seperti kumpulan kunang-kunang.


Let's talk about the food. Luciole Bistro menawarkan baik menu ala Barat maupun Timur, mulai dari pasta sampai nasi goreng. 

Iga Asam Pedas

Biasanya, saya ragu untuk mencoba makanan ala Indonesia di tempat dengan nuansa western seperti ini. Namun seringkali saya dibuat terkejut dengan rasa makanan ala Indonesia yang ditawarkan, dan benar saja, Iga Asam Pedas di Luciole Bistro ini sangat sedap! Iganya disajikan di dalam kuah asam pedas yang nikmat, saya ketagihan kuahnya, apalagi jika dimakan dengan nasi, iganyapun empuk. Kalau ada emping rasa-rasanya lebih nikmat lagi.

 Iga Bakar Kedaton - IDR 85,000 ++

Iga Bakar Kedaton ini merupakan salah satu menu 'special of the month' (ketika saya datang masih bulan November), di mana setiap memesan menu 'special of the month' kita akan mendapatkan free ice tea. Sepotong besar iga disajikan dengan nasi uduk, mango salad, juga taburan mie yang digoreng kering. Rasa iganya cenderung manis, bumbunya meresap dengan baik sampai ke dalam. Mango saladnya fresh, taburan mie gorengnya bikin saya tidak berhenti ngunyah, enak juga digado dengan kuah Iga Asam Pedas.

 Choco Banana Pancake with Vanilla Ice Cream - IDR 35,000 ++

Pancake ini juga merupakan menu 'special of the month', hanya saja khusus menu ini tidak mendapatkan free ice tea. I found nothing too special with this pancake.

Stickydate Toffee Pudding - IDR 39,000 ++

Stickydate Toffee Pudding merupakan spongecake yang di dalamnya terdapat buah kurma dan disajikan dengan toffee sauce dan vanilla ice cream. Kuenya agak kering, jadinya lebih baik dimakan dengan es krim. Rasanya cukup unik, but I didn't really like it.

Saya cukup terimpresi dengan sajian makanan ala Indonesia dari Luciole Bistro, sedangkan untuk dessert yang saya coba, saya belum puas dengan rasanya. Saya cukup penasaran untuk mencoba main course ala western dari Luciole Bistro, mungkin di kunjungan berikutnya.Overall, menurut saya Luciole Bistro merupakan tempat yang nyaman untuk makan atau sekedar hangout di Central Park.


-------
Luciole Bistro
Central Park
Tribeca Park, #PAV - 01
Tel. (021) 29200333
www.luciolebistro.com

2.12.13

PizzaExpress


Hello people, it's December already! *excited* Pernahkah kalian merencanakan untuk makan di suatu tempat sejak jauh-jauh hari sebelumnya dan pada hari-h, rencana itu gagal? Hal itu baru saja terjadi pada saya dan teman-teman saya beberapa hari lalu. Ceritanya kami merencakan brunch date di salah satu restoran yang cukup fancy di daerah Jakarta Selatan, apa daya keterbatasan akan direksi jalan dan google map yang menyesatkan, kami gagal sampai di tempat tujuan, dan karena sudah mulai lapar kami langsung saja berbelok dan masuk ke mal terdekat yaitu Kota Kasablanka.

Kami tidak tahu mau makan apa, pada akhirnya saya menunjuk sebuah tempat bernama PizzaExpress mengingat salah satu teman saya sedang ngidam makanan ala Italia. Setelah duduk dan melihat menu, saya baru sadar bahwa logo PizzaExpress tidak asing, yah, logonya sama dengan Pizza Marzano. Ternyata kini semua cabang baru Pizza Marzano berganti nama menjadi PizzaExpress. Sebelumnya saya pernah membuat post tentang Pizza Marzano, yang menurut saya kurang berkesan. Apakah kesan saya berubah setelah pergantian nama ini? Let's see.


Interior PizzaExpress di Kota Kasablanka ini cukup nyaman dan simple, mengusung konsep open kitchen di mana kita dapat melihat langsung baik pembuatan makanan ataupun minuman.


Walaupun menyajikan makanan ala Italia, kita dapat menemukan aksen Indonesia pada interior PizzaExpress di Kota Kasablanka ini, lihat motif batik mega mendung pada gambar di bawah ini?


Mari lanjut ke bahasan utama kita yang tak lain dan tak bukan soal makanan dan minuman!

Bruschetta Originale "PizzaExpress" - IDR 29,000 ++

Bruschetta Originale "PizzaExpress" ini terdiri dari roti yang tidak terlalu tebal, dengan potongan bawang merah, tomat, serta saus pesto dan daun basil di atasnya. It might looks simple, tapi perpaduan rasanya tidak sesederhana tampilannya. Rotinya renyah, berpadu dengan baik dengan potongan bawang dan tomat yang memberikan rasa segar dengan aroma bawang merah dan pesto yang khas. Nice!

Penne Pollo Pesto - IDR 80,000 ++

Menu yang merupakan salah satu menu Christmas Special ini terdiri dari penne, potongan ayam, mushroom cream sauce, bawang merah, saus pesto, dan keju mozarella. Seperti tampilannya yang cukup meyakinkan, rasanya pun tidak mengecewakan. It was good. Potongan bawang merahnya membantu menetralisir rasa creamy dan cheesy menu ini.

Spaghetti Ala Genovese Con Pollo - IDR 70,000 ++

Yes, we really love pesto. Kami memesan satu menu dengan saus pesto lagi. Sebagai penyuka pesto sauce, menurut saya memang spaghetti merupakan pasta yang paling pas dimasak dengan saus pesto. Spaghetti Ala Genovese Con Pollo dari PizzaExpress ini juga memuaskan, dengan potongan daging ayam dan kentang di dalamnya. Namun menurut saya, kentang yang potongannya cukup besar-besar ini kurang cocok dipadukan dengan pasta. But overall it was good! Saya lebih menyukai Spaghetti Ala Genovese Con Pollo ini dibandingkan dengan Penne Pollo Pesto di atas, mungkin karena tidak terlalu creamy and tidak cheesy.

Trifolata Pizza - IDR 99,000 ++

Trifolata Pizza juga merupakan salah satu menu Christmas Special dari PizzaExpress. Toppingnya terdiri dari portobello & closed mushroom, taleggio cheese, sage & garlic oil, mushrooms & truffle sauce, dan parutan keju grana padano. This pizza was really good! Pizzanya tipis, crunchy, dengan rasa keju dan jamur yang sangat khas. Perfect combination.

Banoffee Pie - IDR 42,000 ++

Untuk dessert, kami mencoba Banoffee Pie yang terdiri dari pisang, krim, saus karamel, crumbly biscuit serta vanilla ice cream. It tasted good, not too sweet which was a good point. Saya menyukai tekstur crumbly biscuitnya, juga fakta bahwa krimnya tidak bikin enek. And of course, vanilla ice cream is a perfect partner for a pie.

Lychee Iced Tea - IDR 28,000 ++

Segelas es teh dengan 2 buah leci di dalamnya. Segar, tidak terlalu manis, namun kebanyakan es.

Apakah karena perubahan namanya? Apakah karena perubahan menunya? Bisa jadi karena keduanya, yang pasti kunjungan saya ke PizzaExpress ini menghasilkan impresi yang positif. Soal rasa, menurut saya memuaskan. Soal harga, memang tidak murah, namun menurut saya sebanding dengan rasa dan kualitas makanan yang disajikan.

-------
PizzaExpress
Kota Kasablanka
Ground Floor, Food Society
Tel. (021) 2948 8656
pizzamarzano.co.id

Pieces of My Blog

review (333) food (322) seafood (99) Central Jakarta (87) chicken (80) rice (79) pork (76) noodle (67) South Jakarta (64) travel (64) beef (62) indonesian cuisine (62) japanese cuisine (62) West Jakarta (58) desserts (55) dessert (52) italian cuisine (51) cake (48) chinese cuisine (47) pasta (47) daily (43) Grand Indonesia (32) soup (32) american cuisine (30) North Jakarta (27) ice cream (27) korean cuisine (27) family (26) chit chat (25) PIK (21) salad (21) miscellaneous (20) thoughts (20) Central Park (19) burger (19) pizza (19) dim sum (18) steak (18) japan (17) friends (16) South Korea (15) japan trip (15) kway teow (15) Plaza Indonesia (14) backpacker jepang (14) biaya ke jepang (14) duck (14) jalan-jalan jepang (14) jepang (14) persiapan ke jepang (13) sushi (13) thai cuisine (13) indian cuisine (12) singapore cuisine (12) french cuisine (11) hotel (11) yogyakarta (11) Pacific Place (10) singapore (10) ramen (9) senopati (9) Seoul (8) all you can eat (8) chocolate (8) coffee shop (8) doodling (8) fine dining (8) kopitiam (8) tex-mex cuisine (8) Gandaria City (7) Puri Indah (7) Serpong (7) event (7) fashion (7) milk tea (7) Mal Puri Indah (6) Taman Anggrek (6) brunch (6) pastry (6) scbd (6) tea (6) thamrin (6) Hong Kong (5) Taman Ratu (5) backpacker korea (5) lamb (5) looklet (5) malaysia (5) mocktail (5) osaka (5) sashimi (5) thailand (5) tokyo (5) travel korea (5) Kota Kasablanka (4) coffee (4) dutch cuisine (4) gapyeong (4) itinerary korea (4) kyoto (4) malaysian cuisine (4) meatball (4) mexican cuisine (4) phuket (4) sandwich (4) snack (4) vegetarian (4) Alam Sutera (3) Citywalk Sudirman (3) Jeju (3) Lotte Shopping Avenue (3) Mangga Besar (3) Muara Karang (3) Plaza Senayan (3) Senayan City (3) Setiabudi One (3) biaya korea (3) bsd (3) buffet (3) cocktail (3) curhat colongan (3) curry (3) fast food (3) jalan-jalan korea (3) menteng (3) mobile apps (3) peranakan cuisine (3) porridge (3) prayers (3) spanish cuisine (3) sudirman (3) theme park (3) Gatot Subroto (2) Panglima Polim (2) Sabang (2) Taiwanese Cuisine (2) bsd city (2) busan (2) delivery (2) disneyland (2) feed (2) foie gras (2) fruit (2) german cuisine (2) green ville (2) idol (2) ismaya (2) jalan panjang (2) karawaci (2) martabak (2) mood (2) mushroom (2) music (2) petite france (2) photoraphy (2) ramadhan (2) rooftop (2) satay (2) shabu-shabu (2) sky dining (2) smoothies (2) supermarket (2) tangerang (2) tempura (2) the breeze (2) visit korea (2) wine (2) Bogor (1) Cisarua (1) FX (1) Femina (1) Femina FoodLovers (1) For Sale (1) Hajime Ramen House (1) Juanda (1) Kuningan (1) Kuningan City (1) Living World (1) MKG (1) Mal Ciputra (1) PX Pavilion (1) Pesanggrahan (1) Sentul (1) Slipi (1) Tangerang Selatan (1) Tebet Green (1) World Street Food Congress 2013 (1) aeon mall (1) airasia jepang (1) alcohol (1) art (1) asisten pribadi (1) autumn in japan (1) backpacker ke korea (1) bakso (1) bandung (1) bangkok (1) bar (1) beach (1) belgian cuisine (1) best ramen Jakarta (1) bintaro (1) bread (1) breakfast (1) british cuisine (1) bubur ayam (1) buka puasa (1) cake shop (1) celebrity chef (1) cheap eats korea (1) chicken rice (1) christmas (1) citos (1) comfort food (1) cookies (1) croissant (1) de ritz building (1) disneysea (1) diy (1) doraemon (1) dotonbori (1) dream (1) emporium pluit (1) fall in japan (1) fish (1) foliage (1) food bazaar (1) food court (1) fujiko f. fujio (1) fusion (1) garden korea (1) gelato (1) gion (1) gotemba (1) gotemba premium outlet (1) gusung macan (1) gwangali (1) haeundae (1) high tea (1) home-made cuisine (1) hotdog (1) htiachi seaside park (1) intiland tower (1) itinerary jepang (1) japan trip 2017 (1) jepang mahal (1) jogja (1) juice (1) kawasaki (1) kebayoran (1) kelapa gading (1) kemang (1) kemayoran (1) kempinski (1) kepulauan seribu (1) kiyomizu dera (1) korail pass (1) kushiyaki (1) lighting festival (1) lippo mall kemang (1) lippo mall puri (1) makan apa di myeongdong (1) makan murah di korea (1) mal kelapa gading (1) mandarin oriental (1) membabibuta (1) middle eastern cuisine (1) midplaza (1) milkshake (1) moroccan cuisine (1) mutton (1) myeongdong (1) myeongdong food guide (1) nami island (1) nara (1) one belpark (1) pancake (1) pembuatan visa korea selatan (1) penang (1) pengajuan visa korea (1) persiapan jepang (1) persiapan ke korea (1) pho (1) pim (1) pondok indah (1) por que no (1) portugese cuisine (1) pulau balik layar (1) pulau bulat (1) pulau gosong (1) pulau harapan (1) pulau macan (1) pulau perak (1) radio dalam (1) ramen Jakarta (1) ramen PIK (1) recipe (1) restoran myeongdong (1) roxy (1) running man haha restaurant (1) sausage (1) sekapur sirih (1) sekosani (1) semanggi (1) seoul food guide (1) set menu (1) shinsaibashi suji (1) shirakawa go (1) shopping (1) sogo (1) sop buntut (1) stea (1) steak ramen (1) street food (1) suki (1) sundanese food (1) sunday brunch (1) swiss cuisine (1) takayama (1) the garden of morning calm (1) tips (1) toast (1) tokyo disneyland (1) transportasi jepang (1) transportasi korea (1) turkey (1) turkish cuisine (1) tv (1) udon (1) umeda (1) universal studios (1) valentine (1) vegan (1) venison (1) vietnamese cuisine (1) visa jepang (1) visa korea ditolak (1) waffle (1) warisan kuliner (1) wedding venue (1) winter in japan (1) wolter monginsidi (1) yakiniku (1) yanaka ginza (1) yesboss (1)